Good bye Irfan Nasution
Gie once wrote in his diary:
- “Seorang filsuf Yunani pernah menulis … nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.“
satu sms di siang tadi membuat saya terkejut luar biasa. “innalilahi wa innailahi rojiun. telah berpulang ke rahmatullah, Irfan Nasution…” deg…saya baca ulang, baca lagi dan baca lagi. tidak ada tambahan nama lain. Irfan Nasution. sahabat baik saya di Kehati dulu…. sungguh menyesakkan dada saya. tak terasa, air mata pun menetes. saya shock…
katanya terserang jantung. silent death. tidak ada peristiwa. hanya terjadi satu malam, dan paginya Irfan meninggalkan kami semua. saya suka dengan cara pikirnya yang kritis. kami suka berdebat panjang tentang masa depan Kehati waktu itu. rencananya kami para alumni Kehati ingin berkumpul. sayang, belum sempat terwujud. sejak 5 tahun terakhir, dia aktif mendukung kampanyenya SBY. ah, Irfan, belum sempat kita mengenang kebersamaan…..kamu sudah pergi…. met jalan, fan….
Posted by
at
14:47:41