January 25, 2008

haf fun go mad!

2 kali saya coba diskotik di Filipina. Iloilo dan Manila. walaupun Iloilo kota propinsi, tapi jauh lebih apik, tertata dan enak dinikmati dibanding Manila. awalnya hanya menikmati satu gelas white wine. minuman alkohol di negara ini teramat murah. akhirnya, kami habiskan berbotol-botol minuman lokal, san miguel. saya sendiri tetap memilih white wine. sebetulnya saya kurang suka dengan diskotik. cenderung saya jauhi. berhubung menjaga keakraban, saya ikut berjoget hingga pagi hari. puas rasanya, berjikrak, bersorak, dan ternyata hentakan musik tak berirama pun bisa saya nikmati. 

di manila, kami ketagihan. ini hari terakhir kami bersama. maklum diantara kami ada yang dari Afsel, Laos, Bangladesh, India, Vietnam, Hong Kong, dan saya, Indonesia. rasanya berat untuk berpisah. hanya satu club gay tersisa malam itu. jadi sekali lagi, kami berjoget hingga pagi hari. tepat pukul 6 pagi, kami kembali ke hotel. bagi saya, ini seperti healing. menghilangkan penat, kesedihan, kekesalan, kemarahan, kegembiraan. walaupun tidak tidur, saya tetap semangat mengikuti rapat tim ASEA. ah, ternyata kehidupan dugem itu tidak selalu negatif. tergantung kita memanfaatkannya. so, haf fun go mad....
Posted by Julia Kalmirah (IJUL) at 03:56:57 | Permanent Link | Comments (1) |

Disaster Strike

10 hari saya mengikuti training Disaster Risk Management di Manila dan Dumangas, Filipina. Asik, seru, luar biasa. beberapa kali saya terlibat dalam merespon bencana. tsunami di Aceh, gempa di Jogja, kebakaran hutan, banjir, dan beragam lagi. semuanya dilakukan by feeling, common feeling tepatnya. alhasil, setiap bencana datang, selalu gak sistematis merespon. pernah mengikuti training sejenis. tapi ala kadarnya, itupun paling hanya dua hari. sempat juga ke India, evaluasi proyek paska tsunami. tapi lagi-lagi common feeling. 

saya belajar kembali dari awal. ketika terjadi bencana, apa yang harus dilakukan. assessment, shelter, health, water, perempuan, anak, orang tua, sampai distribusi logistik. menarik. terakhir saya berkunjung ke Dumangas. heart of philipines. 1 jam dari manila dengan Cebu airlines. saya melihat project climate field school. sekolah iklim bagi petani. CSF ini tiruan dari proyek sejenis di Indramayu. bedanya, di Indramayu tutup, alasan finansial. klasik, bagi sebuah proyek utang di Indonesia. di jamu seafood, diiringi tarian spanyol dan alunan suara sang mayor. surprising, mayor dan vice mayor (bupati, wabup, red) relatif muda usianya. 30 tahun dan 27 tahun. luar biasa ya! semoga memberi pencerahan. 

sekarang saya pede jika ada bencana. bagaimana pun Indonesia, secara geografis memang sangat tidak menguntungkan. gempa bumi, gunung berapi, tsunami. belum lagi, bencana ulah manusia sendiri. lapindo, banjir, kebakaran hutan. sudah saatnya bersiap siaga....
Posted by Julia Kalmirah (IJUL) at 03:40:49 | Permanent Link | Comments (0) |