back to chennai
29 Juni – 9 pm
Bis saya akan berangkat jam 23.30 menuju Chennai. Kembali ke hotel yang sama. Sore ini saya habiskan mengunjungi gereja megah di tepi pantai. Seperti halnya Mesjid Banda Aceh yang selamat dari tsunami, pun gereja ini. Saya lupa namanya. Ditemani 5 orang kawan dari SNEHA. Saya malas membangunkan Pap. Pap pikir saya mengunjungi Trade Union SNEHA, padahal saya bersenang-senang. Pap ini selalu kerja-kerja-dan-kerja.
Di wilayah ini banyak burung GAGAK. Awalnya seram juga. Setau saya burung gagak ya burung kematian. Akibat nonton G-30-S/PKI. Tapi film-film Hollywood juga selalu menggambarkan burung gagak dengan kematian. Kesannya jorok, kotor, jahat. Disini gagak ada dimana-mana. Akrab. Seperti merpati di Eropa atau burung gereja di negara kita. Akhirnya terbiasa juga mendengar suara burung gagak.
Pria disini doyan ice cream. Belum pernah saya temui sebelumnya. Satu box berisi ice cream dikerubuti para pria. Tidak ada satupun perempuan. Mereka makan ditempat itu juga. Pengennya sih motret, tapi takut digebukin. Maklum pria Tamil ini tinggi besar, pake sarung, dan ikat kepala. Saya agak seram. Apalagi saya pake pakaian yang mereka anggap tidak layak bagi perempuan. So, saya pun sering dipandang aneh. Jadi lucu kan liat pria seram, tapi makan ice cream cup....hi...hi....! Bye Nagapattinam....




