December 12, 2007

Climate Change

sudah lebih dari 2 minggu saya mengikuti ke’ria’an di Bali. lebih dari seratus negara berkumpul di nusa dua mengatasi cuaca yang kian tidak menentu. pun, di bali cuaca tidak menentu. hujan dan panas silih berganti. namun saat panas, sangat menyengat tidak pernah terjadi sebelumnya. katanya sih, akibat pawang hujan. ntah lah!

negoisasi? tidak juga. tetap saja, dunia ini didominasi sekumpulan negara industri, yang rakus, dan intimidasi. tabiatnya memang selalu begitu. udah bawaan lahir. jadi jangan berharap belas kasihan. sayangnya, negara miskin, seperti negara kita, ya tetap saja menghiba, berharap bantuan yang tiba-tiba jatuh dari langit. memangnya bisa gratis...

seandainya saja, ada keberanian. seandainya saja ada seorang Sukarno, atau Che, mungkin kita tidak ‘kiss asshole” selalu....! jelas-jelas kaya karena rampok. jelas-jelas menghancurkan planet bumi, tapi tetap saja selamat. ajaib kan? dan gak tau pada siapa lagi mengadu? Tuhan? negara industri memangnya punya Tuhan? 

ah, saya terus terang lelah luar biasa. lelah mengikuti ketololan demi ketololan. rasanya sudah ingin kembali ke habitat sendiri. di gank mampang yang riuh dengan suara anak kecil. saya rindu disapa gemuruh assamualaikum dari gedung sekolah, samping rumah. saya rindu senayan city, saya rindu Jakarta, saya rindu sahabat, dan kenya.....!!!

Posted by Julia Kalmirah (IJUL) at 17:27:55 | Permanent Link | Comments (0) |