May 27, 2006

Earthquake

Hari ini gempa skala 6.2 richter terjadi di DIY. Awalnya saya biasa. Saking Indonesia sering sekali mengalami bencana. Saya nonton metro, tvri. Waduh! ternyata bencananya dahsyat juga. Segera ke WALHI, panggil pasukan dan bersiagalah. POSKO WALHI kembali dibuka. Saya teringat kebakaran hutan, teringat zaman reformasi, dan terakhir POSKO Aceh, paska tsunami-gempa. WALHI cepat bersiaga. Korban sudah mencapai 1700-an orang. Meninggal dunia, tertimbun reruntuhan. Saat itu pagi hari, masih terlelap atau leyeh-leyeh ditempat tidur. Apalagi hari Sabtu. DIY juga tengah kebanjiran wisatawan domestik. Maklum libur panjang. Ah, saya selalu merinding, sedih, dan pasti berduka. Korban terbesar, ya kaum miskin di Bantul. Yang rumahnya jelek. Beratap dan berdinding seadanya. Sofyan, kawan saya di WALHI. Keluarganya di DIY. Saya di sms pagi-pagi. "aku selamatkan keluarga ya, rumahku rubuh". Ini memang jadwal sofyan ketemu istri dan anak. Nasib buruknya, mendapatkan rumah hancur berantakan. Sofyan sigap, langsung ambil komando di POSKO WALHI DIY. Maklum sekarang manajer disaster management di EN. Semoga bantuan segera datang... dan berdoa semoga tidak ada gempa susulan. Apapun bencananya, manusia hanya dapat memetik hikmahnya.
Posted by Julia Kalmirah (IJUL) at 16:03:28 | Permanent Link | Comments (0) |